Citizen Journalism - Muda, Beda dan Berbudaya -

Kelompok 26 PMM-UMM Berpartisipasi Pada Kegiatan Posyandu di Dua Dusun di Kabupaten Malang

 

Ket Foto: Mhs Kel.26 PMM-UMM membantu kegiatan posyandu Dsn. Krajan dan Sempu, Ds. Gading Kulon, Dau Kab.Malang / dok. k26

TribunMudaCom - Mahasiswa PMM-UMM  kelompok 26 berinsiatif membantu pelaksanaan posyandu yang ada di Dusun Krajan dan Dusun Sempu, Desa Gading Kulon, Kec. Dau, Kab. Malang. Dimana turut terlibat pada pelaksaan posyandu merupakan proker ke empat dari kelompok 26 dengan  Dosen Pembimbing Lapang bapak Iqbal Ramadhani Fadiputra, SE., M.SM.

Posyandu merupakan singkatan dari Pos Pelayanan Terpadu, dimana kegiatan ini merupakan kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh bidan desa dan kader-kader dari setiap posyandu baik di Dusun Krajan maupun Dusun Sempu dengan penanggung jawab kepala desa.

“Membantu kegiatan posyandu merupakan insiatif dari kelompok kami sekaligus penawaran dari Kepala Desa Gading Kulon Bapak Wahyu Eddi Prihanto, untuk membantu Ibu-ibu kader mengingat balita dan batita masih susah untuk diatur sehingga harus kami hibur terlebih dahulu sebelum di timbang maupun diberikan vaksin.” Tutur Melisa selaku coordinator kelompok 26 PMM-UMM.

Kegiatan Posyandu pertama Dusun Krajan dilaksanakan di Balai Desa Gading Kulon, pada hari jum’at (05/09) pukul 08.30 WIB sampai pukul 10.00 WIB. Sedangkan posyandu yang kedua Dusun Sempu dilaksanakan di Balai Dusun Sempu, pada hari sabtu (06/09) pukul 09.00WIB sampai Pukul 10.30 WIB.  Kegiatan ini dilakukan setiap 1 bulan sekali dengan mematuhi protokol kesehatan. Seluruh  pihak yang terlibat dalam posyandu wajib mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker, face shield dan selalu menjaga jarak. Hal ini dilakukan menjadi upaya pencegahan covid-19.

Sebelum kegiatan posyandu berlangsung, kelompok 26 PMM-UMM membantu ibu-ibu kader posyandu Dusun krajan maupun Dusun sempu membersihkan ruangan, menata meja dan membungkus makanan ringan yang akan dibagikan  kepada pengunjung posyandu.

Dengan adanya fasilitas cuci tangan di Balai Desa Gading Kulon maupun di Balai Dusun Sempu, ibu dan batita sebelum melakukan pemeriksaan harus mencuci tangan pakai sabun terlebih dahulu sebelum masuk. Pelaksaan posyandu dimulai mengisi data diri, menimbang berat badan, mengukur tinggi badan, imunisasi, vaksinasi dan memberikan makanan ringan untuk pengunjung posyandu Dusun Krajan maupun Dusun Sempu.

Kelompok 26 PMM-UMM bertugas membantu Ibu-ibu kader, Cici mengarahkan pengunjung untuk mencuci tangan dengan sabun terlebih dahulu, Melisa membantu mendata balita dan batita, Ririn membantu menghibur balita yang  melakukan cek berat badan serta membagikan makanan ringan kepada pengunjung posyandu.

Ibu Ita selaku kader posyandu Dusun Sempu berkata, “ Sebenarnya diposyandu ini tidak hanya untuk balita maupun batita, tetapi lansia juga dapat melakukan pemeriksaan disini,” ungkapnya. Namun, pada bulan September ini tidak ada lansia yang datang untuk periksa melainkan hanya balita dan batita saja.

Kegiatan posyandu ini banyak berinteraksi dengan balita dan batita, kelompok 26 tetap mematuhi prtokol kesehatan dan tidak menggendong balita dan batita. 

“Karena kami berinteraksi langsung dengan bayi, maka sebelum pengunjung posyandu datang, kami menyemprotkan saniter ke jas almamater yang kami gunakan, dan tidak lupa juga menggunakan masker maupun face shield. Selain itu kami juga tidak menyentuh balita demi menjaga kesehatan balita itu sendiri” ungkap Melisa perwakilan Kelompok 26.

Pengunjung posyandu tidak hanya membawa makanan ringan yang diperoleh dari posyandu, mereka juga membawa safety care kit yang diberikan oleh kelompok 26 PMM-UMM. Dimana isi dari safety care kit itu sendiri terdapat brosur tentang new normal, masker, vitamin C, sabun, dan hand sanitizer.  

Kelompok 26 PMM-UMM sangat senang dapat membantu posyandu di Dusun Krajan dan Dusun sempu, dengan membantu berjalannya kegiatan posyandu ini dapat menambah wawasan pengetahuan kepada mahasiswa. 

“Kami sebagai mahasiswa yang sedang melakukan kegiatan PMM sangat senang dapat membantu kegiatan posyandu di dua dusun. Kami juga mendapatkan pengalaman dan ilmu dari kader posyandu yang nantinya dapat bermanfaat dikehidupan kedepannya” ungkap Melisa.

Mahasiwa Kelompok 26 PMM-UMM berharap agar balita dan batita di Dusun Krajan dan Dusun Sempu  selalu sehat, “Kami berharap para orang tua yang memiliki balita rutin untuk membawa anaknya ke posyandu setempat, mengingat demi kebaikan karena mencegah lebih daripada mengobati.” pungkasnya. **

Pewarta : Siti Nuraini (Mhs. UMM)

Subscribe to receive free email updates: